Vol. 2 No. 2 (2026): June
Articles

Implementasi Metode Talaqqi dan Musyafahah dalam Meningkatkan Kemampuan Menghafal Al-Qur’an pada Santri Mambaul Hafidzin Wage Taman Sidoarjo

Ani Rofiyah
Universitas Sunan Giri Surabaya
Laili Mas Ulliyah Hasan
Universitas Sunan Giri Surabaya

Published 2026-06-18

Keywords

  • Implementasi,
  • Hafalan Alquran,
  • Metode Talaqqi,
  • Mambaul Hafidzin

Abstract

Penelitian  ini  bertujuan  untuk  mengeksplorasi  implementasi  metode  talaqqi  dalam  menghafal  Al-Qur'an  pada santri  Tahfizh  Mambaul Hafidzin Wage Taman Sidoarjo,  serta  menganalisis dampaknya terhadap kemampuan menghafal dan perkembangan kognitif serta emosional anak-anak. Metode  penelitian  yang  digunakan  adalah  pendekatan  kualitatif  dengan  metode  studi  kasus.  Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif.   Hasil   penelitian   menunjukkan   bahwa   metode   talaqqi   diterapkan   dengan   teknik pengulangan dan koreksi langsung oleh guru, serta penggunaan bantuan visual dan auditori. Metode ini terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan menghafal Al-Qur'an pada santri, dengan  peningkatan  signifikan  dalam  kemampuan  menghafal  surat-surat  Al-Qur'an.  Selain  itu, metode  talaqqi  juga  berdampak  positif  pada  perkembangan  kognitif  dan  emosional  anak,  seperti peningkatan  konsentrasi,  daya  ingat,  dan  rasa  percaya  diri.  Faktor  pendukung  keberhasilan  metode talaqqi  meliputi  komitmen  guru,  dukungan  orang  tua,  dan  penggunaan  teknologi  pembelajaran. Namun,   tantangan   utama   yang   dihadapi   adalah   keterbatasan   waktu   dan   konsistensi   dalam pembelajaran.  Penelitian  ini  menyimpulkan  bahwa  metode  talaqqi  merupakan  pendekatan  yang efektif  dalam  menghafal  Al-Qur'an  pada  anak  dan  memberikan  rekomendasi  untuk pengembangan lebih lanjut serta penerapan di lembaga pendidikan agama lainnya.

References

  1. Agustina. (2020). Faktor-faktor penghambat santri dalam menghafal Al-Qur’an di pondok pesantren. Jurnal Pendidikan Islam, 6(2), 115–126.
  2. Al-Qaththan, M. K. (2005). Pengantar studi ilmu Al-Qur’an (A. R. El-Mazni, Penerj.). Jakarta: Pustaka Al-Kautsar.
  3. Al-Qattan, M. K. (1992). Mabahith fi ‘ulum al-Qur’an. Kairo: Maktabah al-Ma‘arif.
  4. Anwar, S. (2017). Strategi pembelajaran tahfidz Al-Qur’an dalam meningkatkan kemampuan hafalan santri. Jurnal Pendidikan Islam, 8(1), 79–92.
  5. As-Suyuthi, J. (2019). Al-Itqan fi ‘Ulum al-Qur’an. Beirut: Dar al-Kutub al-‘Ilmiyyah.
  6. Fahrizi, N., & Zubir, M. (2022). Historitas dan otentisitas Al-Qur’an (Studi komparatif antara Arthur Jeffery dengan Manna’ Al-Qathan). QiST: Journal of Quran and Tafseer Studies, 1(2), 183–222. https://doi.org/10.23917/qist.v1i2.1113
  7. Gade, F. (2014). Implementasi metode takrir dalam pembelajaran menghafal Al-Qur’an. Jurnal Ilmiah Didaktika, 14(2), 413–425.
  8. Hasanah, M., dkk. (2023). Pendampingan menghafal Al-Qur’an dalam meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an siswa. Jurnal Pengabdian Pendidikan Islam.
  9. Hermawan, A. (2019). Metode talaqqi dalam pembelajaran Al-Qur’an. Jurnal Studi Islam dan Pendidikan, 5(2), 101–110.
  10. Karina, N. (2019). Faktor internal dan eksternal yang mempengaruhi minat belajar siswa. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 4(1), 67–75.
  11. Lubis, R. (2020). Pengaruh kemampuan membaca Al-Qur’an terhadap pemahaman makna bacaan pada anak usia dini. Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini.
  12. Marsela, R. D., & Supriatna, M. (2019). Konsep diri: Definisi dan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Journal of Innovative Counseling: Theory, Practice & Research, 3(2), 65–69.
  13. Munir, M. (2005). Pedoman lagu-lagu tilawatil Qur’an. Surabaya: Apollo.
  14. Oktapiani, W. (2020). Kesulitan siswa dalam menghafal Al-Qur’an dan upaya mengatasinya. Jurnal Pendidikan Agama Islam, 5(2), 112–120.
  15. Sa’dulloh. (2010). 9 cara praktis menghafal Al-Qur’an. Jakarta: Gema Insani.
  16. Sauri, S. (2018). Pendidikan karakter berbasis Al-Qur’an melalui pembelajaran tahfidz. Jurnal Pendidikan Agama Islam, 15(1), 33–48.
  17. Sugianto, A. (2018). Motivasi santri dalam menghafal Al-Qur’an di pesantren tahfidz. Jurnal Pendidikan Agama Islam, 15(1), 45–58.
  18. Wahid, W. A. (2013). Cara cepat bisa menghafal Al-Qur’an. Yogyakarta: Diva Press.
  19. Yustin. (2021). Implementasi metode talaqqi dalam pembelajaran tahfidz Al-Qur’an pada anak usia dini. Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 3(2), 45–56.
  20. Yusuf, M. (2021). Pengaruh lingkungan keluarga terhadap keberhasilan hafalan Al-Qur’an siswa. Jurnal Studi Islam, 7(2), 101–112.
  21. Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook (3rd ed.). Thousand Oaks, CA: Sage Publications.
  22. Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.