Vol. 2 No. 1 (2026): March
Articles

Metodologi Tafsir Al-Qur’an: Analisis Karakteristik dan Relevansi Metode Tahlili, Ijmali, Muqaran, dan Maudhu’i

Sukhulil Jannah
Ma'had Aly Walindo Pekalongan
Fikri Hidayat El-Izat
Ma'had Aly Walindo Pekalongan

Published 2026-03-09

Keywords

  • Metode Tafsir,
  • Tahlili,
  • Ijmali,
  • Muqaran,
  • Maudhu’i

Abstract

Penelitian ini membahas metode-metode tafsir Al-Qur’an serta perkembangan dan relevansinya dalam kajian keislaman kontemporer. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pentingnya pemahaman metodologis dalam menafsirkan Al-Qur’an secara sistematis, ilmiah, dan bertanggung jawab, serta adanya kerancuan antara metode tafsir dan metode penelitian tafsir dalam kajian akademik. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan pengertian, karakteristik, kelebihan, dan kekurangan metode tafsir tahlili, ijmali, muqaran, dan maudhu’i, serta menganalisis perkembangan dan kontribusinya dalam menjawab persoalan modern. Metode yang digunakan adalah penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan deskriptif-analitis, melalui pengkajian literatur klasik dan kontemporer di bidang ilmu tafsir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setiap metode tafsir memiliki keunggulan dan keterbatasan masing-masing, serta lahir dalam konteks sosial dan intelektual yang berbeda. Oleh karena itu, pemahaman komprehensif terhadap metode-metode tafsir menjadi penting agar penafsiran Al-Qur’an tetap relevan, objektif, dan mampu memberikan solusi terhadap tantangan zaman.

References

  1. Aisyah, Nabilah Rohadatul. “Rekonstruksi Model Penelitian Tafsir: Metode dan Pendekatan dalam Memahami Makna Al-Qur'an.” Jurnal Semiotika-Q: Kajian Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir Vol. 5, No. 1.
  2. Amin, Faizal. “Metode Tafsīr Taḥlīlī: Cara Menjelaskan Al-Qur’an dari Berbagai Segi Berdasarkan Susunan Ayat.” Kalam Vol. 11, No. 1.
  3. Harahap, Ali Saudi, Ade Hilmi Saputra, Nurcahaya, dan Mira Rahyuni. “Metode Tafsir Al-Qur’an.” Al-Furqan: Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya Vol. 4, No. 6.
  4. Hidayah B, Tiara, dan Ali Akbar. “Metodologi Penafsiran Al-Qur’an (Tahlili dan Ijmali).” Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1, No. 3.
  5. Hidayah B, Tiara, Edi Hermanto, dan Wardah Mardiana Tambunan. “Metodologi Penafsiran Al-Qur’an (Tahlili dan Ijmali).” Journal of Multidisciplinary Inquiry in Science Technology and Educational Research Vol. 2, No. 3.
  6. Mustofa, Muhammad Kamalul, Chulyatin Jannah, dan Umar Al Faruq. “Pentingnya Memahami Tafsīr, Takwīl, dan Terjemah Al-Qur'an: Menghindari Penafsiran yang Salah dan Kontroversial.” Jurnal Madaniyah Vol. 13, No. 1.
  7. Rahmawati, Lady Eka. “Lebih Dekat dengan Metode Tafsir Maudhu'i; Kajian Tematik atas Ayat-Ayat Al-Qur’an.” Jurnal Sanaamul Qur’an Vol. 4, No. 2.
  8. Ridwan, Agus Rifki, Mey Sherly Shyafitri, Rini Angraini, dan Irjaini Saputra. “Klasifikasi Tafsir Berdasarkan Metode Muqaran.” Jurnal Studi Islam Indonesia (JSII) Vol. 2, No. 2.
  9. Sanaky, Hujair A. H. “Metode Tafsir (Perkembangan Metode Tafsir Mengikuti Warna atau Corak Mufassirin).” Al-Mawarid Edisi XVIII, Tahun 2008.
  10. Saputra, Mhd. Aidil, dan Alwizar. “Analisis Perbandingan Metode Tafsir Al-Muqaran dan Al-Mawdhu’i dalam Kajian Tematik Al-Qur’an.” Takuana Vol. 4, No. 1.
  11. Wigati, Ayu, dan Muhammad Derry Pramuja. “Kelebihan dan Kekurangan serta Keempat Metode Tafsir (Al-Ijmali, At-Tahlili, Al-Muqaran, Al-Maudhu’i).” Kapalamada: Jurnal Multidisipliner Vol. 3, No. 04.
  12. Yamani, Moh. Tulus. “Memahami Al-Qur’an dengan Metode Tafsir Maudhu’i.” J-PAI Vol. 1, No. 2.
  13. Zakka, Umar, dan M. Thohir. “Pemetaan Baru Metode dan Model Penelitian Tafsir.” Al-Thiqah Vol. 4, No. 2.