Vol. 1 No. 1 (2025): Desember
Articles

Kesempurnaan Ciptaan Allah dalam Keseimbangan Alam: Relevansi QS.  Ar-Rahman:  7–9 Perspektif Al-Qur'an dan Sains Modern

Dinda Kartika
Ma'had Aly Walindo Pekalongan
Faisal Abdullah
Ma’had Aly Walindo Pekalongan

Published 2025-12-31

Keywords

  • QS. Ar-Rahman 7-9,
  • keseimbangan alam,
  • Al-Qur'an,
  • sains modern,
  • mukjizat ilmiah

Abstract

Karya Allah SWT tercermin dalam kesempurnaan ciptaan-Nya yang seimbang, sebagaimana digambarkan dalam QS. Ar-rahman ayat 7-9 yang menekankan harmoni langit, bumi, dan keseimbangan alam semesta. Tulisan ini menganalisis relevansi ayat-ayat tersebut dari perspektif Al-Qur'an dan sains modern, dengan tujuan mengungkap sinergi antara wahyu ilahi dan penemuan empiris kontemporer. Pendekatan yang digunakan adalah tafsir tematik (tafsir maudu'i) berbasis Al-Qur'an, dikombinasikan dengan kajian interdisipliner sains seperti fisika kosmologi, ekologi, dan hukum termodinamika.Hasil analisis menunjukkan bahwa deskripsi Qur'ani tentang "langit yang ditinggikan tanpa tiang" (ayat 7) selaras dengan konsep ekspansi alam semesta (Big Bang theory), sementara "keseimbangan bumi" (ayat 8-9) merefleksikan prinsip homeostasis ekosistem dan hukum kekekalan energi dalam sains. Perspektif ini tidak hanya memperkuat keyakinan umat Islam terhadap mukjizat ilmiah Al-Qur'an, tetapi juga membuka dialog konstruktif antara agama dan sains untuk mengatasi krisis lingkungan global. Kesimpulannya, kesempurnaan ciptaan Allah menuntut manusia menjaga keseimbangan alam sebagai amanah ilahi.

 

References

  1. Abdul Mustaqim, Menggagas Paradigma Tafsir Ekologi, dalam Muhammad Mufid, Tafsir Ekologi, http://lorongquran.blogspot.co.id/2014/01/tafsir-ekologi.html, diakses 11 Mei 2020.
  2. Al-Qurṭubī, 2003, Al-Jāmi‘ li Aḥkām al-Qur’ān, jil. 19 (Beirut: Dār al-Kutub al-‘Ilmiyyah), h. 42.
  3. al-Ṭabarī, Jāmi‘ al-Bayān ‘an Ta’wīl Āy al-Qur’ān, juz 27 (Kairo: Dār al-Ma‘ārif, 2001), hlm. 204–206.
  4. Eugene Odum dan Gary W. Barrett, 2005. Fundamentals of Ecology, 5th ed. (Belmont: Brooks/Cole), h. 6–12.
  5. Eugene P. Odum & Gary W. Barrett, 2005, Fundamentals of Ecology, 5th ed. (Belmont: Thomson Brooks/Cole), h. 127–132.
  6. Fakhr al-Dīn al-Rāzī, 1990, Mafātīḥ al-Ghayb, jil. 29 (Beirut: Dār al-Fikr), h. 165–166.
  7. Haji Abdul Malik Karim Amrullah (Hamka) , 1982 Tafsir Al-Azhar, Jilid 28 (Jakarta: Pustaka Panjimas), h.125–127.
  8. Hesty Widiastuty dan Khairil Anwar, “Ekoteologi Islam Ekoteologi Islam: Prinsip Konservasi Lingkungan dalam Al-Qur’an dan Hadits serta Implikasi Kebijakannya,” Risalah: Jurnal Oendidikan dan Studi Islam, Vol. 11,.
  9. https://tafsiralquran.id/konsep-keharmonisan-alam-dalam-alquran-panduan-konservasi-lingkungan/. Diakses 10 Desember 2025.
  10. Neil A. Campbell et al., 2017, Campbell Biology, 11th ed. (New York: Pearson), h. 1200–1217.
  11. Rasyid, “Prinsip Mizan dalam Pemeliharaan Lingkungan: Telaah Tafsir Al-Azhar Pada Q.S. Ar-Rahman Ayat 7-9,” h. 540-548.
  12. Rina Febriani, 2019. Etika Lingkungan dalam Perspektif Islam (Jakarta: Kencana Prenada Media Group), 62.
  13. Rini, 2023. “Keseimbangan Lingkungan dalam Perspektif Surat Ar-Rahman,” Jurnal Studi Al-Qur’an dan Lingkungan 5, no. 2 : 112–113.
  14. Robert E. Ricklefs, The Economy of Nature, 6th ed., h. 143–149.
  15. Rodin, 2017, al-Qur’an dan Konservasi Lingkungan telaah Ayat Ekologis, dalam jurnal Al Tahrir, Vol 17, No 2, h. 407.
  16. Saputra, Koesnadi, ed. 2017. Akupunktur Dasar (Edisi 2). Surabaya: Airlangga University Press. h. 6. ISBN 978-602-6606-26-6.
  17. Siska Damayanty, 2024 .“Mencipta Kesadaran Baru Beragama di Tengah Perubahan Iklim,” Harmoni: Jurnal Teologi dan Agama 23, no. 1, https://doi.org/10.32488/harmoni.v23i1.753.
  18. Muhammad Husain Thabathaba’i, Al-Mīzān fī Tafsīr al-Qur’ān, jil. 19, terj. tim penerjemah (Teheran: Mu’assasah an-Nasyr al-Islāmī, 2020), hlm. 95–97.
  19. Noor Rachmat, Islam dan Pembentukan Akhlak Mulia.( Depok: Ulinnuha Press, 2009) hlm. 25.
  20. Kartanegara, Mulyadhi. 2007. Nalar Religius: Memahami Hakikat Tuhan, Alam dan Manusia.Jakarta: Erlangga.
  21. Niman, Erna Mena, Erna Mena Niman, And Erna Mena Niman. 2019. “Dan Upaya Pelestarian Lingkungan Alam.” Jurnal Pendidikan Dan Kebudayaan Missio11(1):45. Doi: 10.36928/Jpkm.V11i1.139.
  22. M. Quraish Shihab, Tafsir al-Misbah: Pesan, Kesan, dan Keserasian Al-Qur’an, Vol. 13 (Jakarta: Lentera Hati, 2002), hlm. 68–70.
  23. Ismā‘īl ibn ‘Umar Ibn Kathīr, Tafsīr al-Qur’ān al-‘Aẓīm, Juz 7 (Beirut: Dār al-Fikr, 1999), hlm. 414.