Vol. 1 No. 1 (2025): Desember
Articles

Metode Otentisitas Hadis Perspektif Harald Motzki dan Responnya Atas Skeptisisme dan Apologetik Terhadap Hadis

Muhammad Briananda Ridiansyah
Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga

Published 2025-12-31

Keywords

  • Harald Motzki, Isnad Cumn Matn,
  • Orientalisme

Abstract

rtikel ini bertujuan untuk menggambarkan metode yang digunakan oleh Harald Motzki dalam mengeksplorasi keaslian Hadis serta mendeskripsikan bantahannya atas skeptisisme orientalis terhadap Hadis. Sejak abad ke-19, ketika orientalis mulai mempelajari keaslian Hadis sebagai sumber ajaran Islam secara ilmiah, sikap skeptis dari beberapa orientalis telah mendapat tantangan dari pemikir Muslim dan beberapa orientalis lainnya. Bagi Motzki, kedua kubu tersebut, baik skeptis maupun apologetic dianggap belum menjawab substansi pertanyaan keaslian Hadis itu sendiri. Ia kemudian menggunakan metode tertentu untuk menjawab tantangan ini. Jenis penelitian yang mendasari analisis ini adalah kualitatif dengan metode deskriptif-analisis, yang bertujuan untuk mengungkapkan metodologi Hadis Harald Motzki dan bentuk-bentuk kritiknya terhadap pemikiran tokoh orientalis secara sistematis. Tujuannya adalah agar pembaca dapat memahami titik-titik sensitif dalam studi hadis yang menjadi sasaran kritik orientalis serta cara menyikapinya. Hasilnya menunjukkan bahwa Motzki berhasil membuktikan bahwa Hadis Nabi dapat ditelusuri sampai pada abad pertama hijriah, dengan menggunakan Musannaf 'Abd al-Razzaq sebagai sampel utamanya. Melalui karyanya, Harald Motzki berhasil mematahkan teori-teori skeptis pendahulunya dengan menggunakan teori dating dan isnad cum matn. Ia secara efektif menyerang balik kritik sanad yang dilontarkan oleh Ignaz Goldziher dan Joseph Schacht, serta kritik common link dan isnad emas dari G.H.A. Juynboll. Kontribusi yang diberikannya ini menjadi pemicu bagi lahirnya kajian ilmiah tentang Hadis pada masa selanjutnya, misalnya, teori isnad cum matn yang masih sering digunakan untuk mengidentifikasi kualitas suatu Hadis hingga hari ini.

References

  1. Arif, Syamsuddin. 2008. Orientalis & Diabolisme Pemikiran, Jakarta: Gema Insani Press.
  2. Hasby al-Shiddiqy, Muhammad. 2011. Sejarah dan Pengantar Ilmu Hadis. Semarang: Pustaka Rizki Putra.
  3. Idri, 2017. Hadis dan Orientalis: Perspektif Ulama Hadis dan Para Orientalis tentang Hadis Nabi. Depok: Kencana.
  4. Masrur, Ali. 2007. Teori Common Link Juynboll: Melacak Akar Kesejarahan Hadist Nabi, Yogyakarta: LKIS.
  5. Motzki, Harald. 2000. The Murder of Ibn Abi al-Huqayq: On the Origin and Reliability of Some Maghazi-Reports”, dalam Harald Motzki (ed.), The Biography of Muhammad:the Issue of the Sources, Leiden: Brill.
  6. Motzki, Harald. 2013. Wie glaubwurdig sind die Hadithe?; Die klassische islamische Hadits-Kritik im Licht moderner Wissenschaft. Wiesbaden: Springer Verlag.
  7. Motzki, Harald. 1996. “Quo vadis, Ḥadīṯ-Forschung? Eine kritische Untersuchung von G.H.A. Juynboll: Nāfi’ the mawlā of Ibn ‘Umar, and his position in Muslim Ḥadīṯ Literature’, Der Islam 73, no. 1. https://doi.org/10.1515/islm.1996.73.1.40.
  8. Motzki, Harald. 2016. The Muṣannaf of ʿAbd al-Razzāq., Hadit: Origins and Developments, Editor. Lawrence I. Conrad. New York: Routledge.
  9. Motzki, Harald. 2002. The Origin of Islamic Jurisprudence; Meccan Fiqh before the Classical Schools, Leiden: Brill.
  10. Rofiq Junaidi, M. 2015. “Otentitas Hadis dalam Perspektif Harald Motzki,” Al-A’raf: Jurnal Pemikiran Islam dan Filsafat 12, no. 1.
  11. Syukrillah, M. 2017. “Kritik Atas Kritik Amaruddin Amin Terhadap Riwayat Mudallisīs dalam Sahih Al-Bukhārī dan Sahih Muslim,” Islamika Inside: Jurnal Keislaman dan Humaniora 3, no. 2.
  12. Wahyu Nugroho, Sapta. 2021. “Dinamika Kajian Orientalis Terhadap Eksistensi Hadis Awal Abad Hijriah: Studi Pemikiran Harald Motzki Terhadap al-Musannaf ‘Abd Al-Razzaq,” Diya Al-Afkar: Jurnal Studi al-Quran dan al-Hadis 9, no. 01.
  13. Wazna, Ruhama. 2018. “Metode Kontemporer Menggali Otentisitas Hadis (Kajian Pemikiran Harald Motzki),” Jurnal Ilmiah Ilmu Ushuluddin 17, no. 2.
  14. Yuliardy Nugroho, Irzak. 2003. “Orientalisme dan Hadits: Kritik terhadap Sanad Menurut Pemikiran Joseph Schacht,” Asy-Syari’ah: Jurnal Hukum Islam 6, no. 2 (2020): before the Classical Schools,” dalam al-Jami’ah: Journal of Islamic Studies 41, no. 1.
  15. Zelivien Adhari, Lendy, Yudhistira Teguh Ali Fikri, Jujun Jamaludin, Toto Sukarnoto, Didah Durrotun Naafisah, Irni Sri Cahyanti, Yayuk Sri Rahayu, Syahrial, Nema Widiantini, Neli Purnamasari, Ikhsan Bayanuloh, Mochamad Gayo Artuah, dan Yana Maulana. 2021. Kumpulan Teori Penafsiran Al-Qur’an-Al-Hadis dan Teori Ekonomi Islam Menurut Para Ahli. Bandung: Widina Media Utama.
  16. Zuhri, Muh. 2015. “Perkembangan Kajian Hadis Kesarjanaan Barat,” ULUL ALBAB Jurnal Studi Islam 16, no. 2.