Published 2026-09-30
Keywords
- Lebah,
- Madu,
- QS. An-Naḥl 68–69,
- I‘jāz Ṭibbī,
- Syifā’
- Al-Qur’an ...More
Copyright (c) 2026 Siti Nurfadilah, Faisal Abdullah, Khomsa Maulana (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Abstract
Penelitian ini membahas keistimewaan lebah dalam perspektif Al-Qur’an melalui kajian i‘jāz ṭibbī terhadap QS. An-Naḥl ayat 68–69. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh penyebutan lebah sebagai makhluk yang memperoleh petunjuk dari Allah dalam membangun sarang, mencari makanan, dan menempuh jalan yang dimudahkan baginya, serta penyebutan madu sebagai minuman yang beragam warnanya dan di dalamnya terdapat syifā’ bagi manusia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis gambaran lebah dan madu dalam QS. An-Naḥl ayat 68–69 serta mengkaji relevansinya dengan temuan ilmiah mengenai perilaku lebah, kandungan dan aktivitas biologis madu, serta potensinya dalam bidang kesehatan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research). Data primer berupa QS. An-Naḥl ayat 68–69 dan penafsiran para ulama terhadap ayat tersebut, sedangkan data sekunder berupa buku, artikel ilmiah, hasil penelitian, dan literatur yang berkaitan dengan biologi lebah, komposisi madu, aktivitas antimikroba dan antioksidan, serta penggunaan madu dalam penyembuhan luka. Analisis dilakukan secara deskriptif-analitis dengan menghubungkan penafsiran ayat dengan temuan ilmiah secara kritis dan proporsional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keistimewaan lebah dapat dilihat dari tiga aspek, yaitu keteraturan perilaku dan kehidupan koloninya, keberagaman karakteristik madu yang dihasilkan, serta manfaat biologis madu bagi manusia. Penelitian ilmiah menunjukkan bahwa madu memiliki berbagai komponen bioaktif dan aktivitas biologis, antara lain antimikroba, antioksidan, dan antiinflamasi, serta memiliki potensi dalam mendukung penyembuhan luka pada kondisi tertentu. Temuan tersebut memiliki relevansi dengan penyebutan syifā’ dalam QS. An-Naḥl ayat 69. Namun, hasil penelitian ilmiah tidak dapat secara langsung dijadikan sebagai bukti tunggal kemukjizatan medis Al-Qur’an karena ilmu pengetahuan bersifat dinamis dan efektivitas madu dipengaruhi oleh jenis, sumber botani, pengolahan, serta kondisi penggunaannya. Dengan demikian, kajian i‘jāz ṭibbī terhadap QS. An-Naḥl ayat 68–69 lebih tepat dipahami sebagai dialog antara pesan Al-Qur’an dan temuan empiris mengenai lebah dan madu.
References
- Amanto, Bambang Sigit, dkk. “Kajian Karakteristik Alat Pengurangan Kadar Air Madu dengan Sistem Vakum yang Berkondensor.” Jurnal Teknologi Hasil Pertanian 5, no. 2 (2012).
- Amin, Muhammad Habib Izzuddin. “Nahl sebagai Simbol: Analisis Semiotika Roland Barthes terhadap QS. An-Nahl Ayat 68–69.” Jurnal Ilmu Al-Qur’an, Tafsir dan Pemikiran Islam 5, no. 3 (2024).
- Ediriweera, E. R. H. S. S., dan N. Y. S. Premarathna. “Medicinal and Cosmetic Uses of Bee’s Honey – A Review.” Ayu 33, no. 2 (2012).
- Iswahyuni, Sri, Ahmad Syauqi Mubarok, Rejo, Aris Widiyanto, dan Joko Tri Atmojo. “Meta-Analisis Efektivitas Madu dalam Penyembuhan Luka.” Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal 14, no. 1 (2024).
- Jaharuddin, Nur Fadhila, dkk. “Efektivitas Aplikasi Topikal Madu Hutan dan Propolis terhadap Penyembuhan Luka pada Mencit (Mus musculus).” Alami Journal 4, no. 2 (2020).
- Jamilah, Zwasta Pribadi Mahardhika, Adaiana Batara Munti, dan Dian Mardiyah. “Efektivitas Honey Dressing dalam Pengobatan Ulkus Kaki Diabetik: Sebuah Scoping Review.” Jurnal Penelitian Kedokteran dan Kesehatan 6, no. 2 (2024).
- Kementerian Agama Republik Indonesia. Al-Qur’an dan Terjemahannya. Jakarta: Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur’an, 2019.
- Kudriah, Muhammad Zaidi, Nina Nurrohmah, dkk. “Madu dalam Al-Qur’an (Studi Penafsiran QS. An-Nahl: 68–69).” Jurnal Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir 1, no. 2 (2021).
- Luca, Liliana, dkk. “Honey Microbiota, Methods for Determining the Microbiological Composition and the Antimicrobial Effect of Honey – A Review.” Food Chemistry 23 (2024).
- Pajari, Aulia Hasanah, dan Resti Amanda Utami. “Keistimewaan Madu Lebah dalam Surah An-Nahl Ayat 68–69 dan Ilmu Sains.” Jurnal Pendidikan Agama Islam 2, no. 3 (2024).
- Price, Robbie I’Anson, dan Christoph Grüter. “Why, When and Where Did Honey Bee Dance Communication Evolve?” Frontiers in Ecology and Evolution 3 (2015).
- Puspita, Reni, dkk. “Pengaruh Pemberian Madu Asli Hutan Sijunjung terhadap TNF-α dan Penyembuhan Luka pada Tikus Galur Wistar Jantan.” Jurnal Kesehatan Andalas 7, no. 2 (2018).
- Sumarlin, La Ode, dkk. “Aktivitas Antikanker dan Antioksidan Madu di Pasaran Lokal Indonesia.” Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia 19, no. 3 (2014).
- Suryaman, Jajang. “Nahl sebagai Simbol: Analisis Semiotika Roland Barthes terhadap QS. An-Nahl Ayat 68–69.” Journal of Quran and Tafseer Studies 2, no. 3 (2023).
- Tanjung, Dudut, dkk. “Perbedaan Efektifitas Perawatan Luka Menggunakan Madu dengan Metronidazole terhadap Tingkat Malodor dan Jumlah Eksudat Luka Maligna di RS X.” Jurnal Keperawatan Indonesia 11, no. 2 (2007).
- Tang, Ying, Lihong Chen, dan Xingwu Ran. “Efficacy and Safety of Honey Dressings in the Management of Chronic Wounds: An Updated Systematic Review and Meta-Analysis.” 2024.
- Ustadi, Lilik Eka Radiat, dan Imamanda Dila, M. Arul Sholehuddin N., dan Achmad Miftahul Ulum. “Tarian Lebah dalam Perspektif Al-Qur’an Surah An-Nahl Ayat 68–69: Telaah Peran Pendidikan S Thohari. “Komponen Bioaktif pada Madu Karet (Hevea brasiliensis), Madu Kaliandra (Calliandra calothyrsus) dan Madu Randu (Ceiba pentandra).” Jurnal Ilmu dan Teknologi Hasil Ternak 12, no. 2 (2017).
- Valverde, Silvia, Ana M. Ares, dkk. “Recent Trends in the Analysis of Honey Constituents.” Food Chemistry 387 (2022).
- Wineri, Elsi, dkk. “Perbandingan Daya Hambat Madu Alami dengan Madu Kemasan secara In Vitro terhadap Streptococcus beta-haemolyticus Group A sebagai Penyebab Faringitis.” Jurnal Kesehatan Andalas 3, no. 3 (2014).
- Winnie, Ruth Martha, dkk. “Perilaku Defensif Lebah Apis cerana terhadap Stimulus Isopentil Asetat (IPA).” Jurnal Sumberdaya Hayati 10, no. 4 (2024).
- ZahrotulKhumainah, Nanda Dila, M. Arul Sholehuddin N., dan Achmad Miftahul Ulum. “Tarian Lebah dalam Perspektif Al-Qur’an Surah An-Nahl Ayat 68–69: Telaah Peran Pendidikan Sains Terintegritas Al-Qur’an dalam Mempersiapkan Pendidikan Mendatang.” Jurnal Maliki Interdisciplinary 1, no. 6 (2023).