Published 2026-09-14
Keywords
- I’jāz Ṭibbī,
- Khamr,
- Al-Qur’an,
- Kedokteran Modern
Copyright (c) 2026 Septiana Meliani, Faisal Abdullah, Khomsa Maulana (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Abstract
Penelitian ini membahas I’jāz Ṭibbī terkait larangan khamr dalam Al-Qur’an dan relevansinya dengan temuan kedokteran modern. Tujuan penelitian ini adalah mengkaji tahapan larangan khamr dalam Al-Qur’an serta dampak konsumsi alkohol terhadap kesehatan. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research) dan analisis deskriptif-analitis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa larangan khamr ditetapkan secara bertahap hingga mencapai ketentuan final dalam Q.S. al-Mā’idah ayat 90–91. Larangan tersebut tidak hanya berkaitan dengan aspek spiritual dan moral, tetapi juga bertujuan menjaga akal dan jiwa manusia. Temuan kedokteran modern menunjukkan bahwa konsumsi alkohol dapat menyebabkan kerusakan hati, gangguan sistem saraf, penyakit kardiovaskular, serta meningkatkan risiko kanker. Kesesuaian antara larangan khamr dalam Al-Qur’an dan fakta medis modern menunjukkan relevansi I’jāz Ṭibbī dalam memahami hikmah pengharaman khamr.
References
- Al-Fayyumi Sa’id Sholah. al-I’jaz al-Tibbi fi al-Qur’an al-Karim. Kairo: Maktabah al-Quds li al-Nashr wa al-Tawzi’. 2004.
- Al-Jumaili sayyid. al-I’jaz al-Tibbi fi al-Qur’an. Beirut: Dar wa-Maktabat al-Hilal, 1990.
- Al-Maḥallī Jalāl al-Dīn Muḥammad ibn Aḥmad, dan Jalāl al-Dīn ‘Abd al-Raḥmān ibn Abī Bakr al-Suyūṭī. Tafsīr al-Jalālayn: Bihāmis al-Muṣḥaf al-Syarīf bi al-Rasm al-‘Uṡmānī. Kairo: Dār al-Ḥadīth, 2001.
- Azhara Siti, Ulya Hafdhah Fajrillah, Lailan Husna, Shintia Sari Daulay, dan Abidin Gaffar Harahap. “Analisis Hukum Konsumsi Khamr dan Dampak terhadap Kesehatan Manusia dalam Perspektif Fiqih Jinayah dan Maqāṣid al-Syarī’ah.” Jurnal Al Wasith: Jurnal Studi Hukum Islam. No. 1. vol. 10. 2025. hal 185. DOI https://doi.org/10.52802/wst.v10i1.1677
- Chairunnisa, Andi Prastowo. “Sejarah Pengharaman Hukum Khamr dalam Islam melalui Pendekatan Historis.” Maddika: Journal of Islamic Family Law. No. 2. Vol. 2. Desember 2022. hal 5-6. https://doi.org/10.24256/maddika.v2i2.2398
- Ibn Kathīr, Abū al-Fidā’ Ismā’īl ibn ‘Umar. Tafsīr al-Qur’ān al- ‘Aẓīm. Taḥqīq Sāmī ibn Muḥammad Salāmah. 8 jilid. Riyadh: Dār Ṭayyibah li al-Nashr wa al-Tawzī’, 1420 H/1999 M.
- Kamil Ikhsanul, Kiki Muhamad Hakiki, dan Ahmad Muttaqin. “Pengharaman Khamr dalam Al-Qur’an: Analisis Sosio-Historis dan Tantangannya di Masyarakat Muslim Kontemporer.” Studia Quranika: Jurnal Studi Quran. No. 2. vol. 10. Januari 2026. DOI https://doi.org/10.21111/studiaquranika.v10i2.1
- Mahmud Hamidullah. “Hukum Khamr Dalam Perspektif Islam”. Maddika: journal of islamic family law. No. 1. vol. 1. juli 2020, hal 29. DOI https://doi.org/10.24256/maddika.v1i1.1559
- Mahrus Muhammad, Adriansyah, dan M. Fitrah. “Larangan Khamr dan Efek Sosialnya: Kajian Fikih dan Hadis Ahkam terhadap Perlindungan Masyarakat”. EL MAQASHID: Journal Syariah and Islamic Studies. No. 1. vol. 1. april2025. hal 34. https://ejournal.yayasannursholehnawas.com/index.php/elmaqashid/index
- Malik Arif Jamaluddin. “Sejarah Sosial Hukuman Peminum Khamr.” Al-Daulah: Jurnal Hukum dan Perundangan Islam. No. 1, vol. 3. April 2013. hal 45-46. DOI https://doi.org/10.15642/ad.2013.3.1.42-56
- Nugraha Angga Lestari. “Asas Tadarruj dan Pendekatan Humanis dalam Pembentukan Hukum Islam: Studi Sejarah Sosial Pengharaman Khamr.” Kalamizu: Jurnal Sains, Sosial, dan Studi Agama. No. 3. vol. 2. Maret 2026.
- Nur Alfin. “Integrasi Sains Dalam Penafsiran Al-Qur’an Tentang Minuman Beralkohol Menurut Tafsir Ilmi Kementerian Agama RI”. FATHIR: Jurnal Studi Islam. No. 1. vol. 3. februari 2026. hal 207. DOI https://doi.org/10.71153/fathir.v3i1.398
- Sudury Ahmad Miftahus, Abdul Qudus Al Faruq, dan Ahmad Yusam Thobroni. “Kajian Tartibunnuzul dan Sababunnuzul dalam Ayat-Ayat Khamr bagi Pengembangan Metode Dakwah.” Ulumuddin: Jurnal Ilmu-ilmu Keislaman. No. 2. vol. 14. Desember 2024. hal 366. DOI https://doi.org/10.47200/ulumuddin.v14i2.2779