Vol. 2 No. 3 (2026): September
Articles

I'jaz Tibbi dalam Kisah Penyakit Nabi Ayyub AS: Analisis Al-Qur’an dan Perspektif Kesehatan

Firza Naila Putri
Ma’had Aly Walindo
Faisal Abdullah
Ma’had Aly Walindo
Khomsa Maulana
Ma’had Aly Walindo

Published 2026-09-04

Keywords

  • I’jaz Ṭibbi,
  • Nabi Ayyub a.s,
  • Al-Qur’an,
  • Kesehatan,
  • Kesabaran

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep I’jaz Ṭibbi dalam kisah penyakit Nabi Ayyub a.s. sebagaimana termuat dalam Al-Qur’an serta relevansinya dengan perspektif kesehatan. Kisah Nabi Ayyub a.s. tidak hanya menggambarkan keteladanan dalam menghadapi ujian berupa penyakit, tetapi juga mengandung isyarat mengenai pentingnya ikhtiar, doa, kesabaran, dan pemeliharaan kesehatan sebagai bagian dari ajaran Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research). Data primer diperoleh dari ayat-ayat Al-Qur’an yang berkaitan dengan kisah Nabi Ayyub a.s., terutama QS. Al-Anbiya’ ayat 83 dan QS. Ṣad ayat 41–44, sedangkan data sekunder diperoleh dari kitab-kitab tafsir, buku, jurnal ilmiah, dan literatur yang membahas I’jaz Ṭibbi serta kesehatan dalam perspektif Islam. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan metode deskriptif-analitis dengan mengkaji penafsiran para ulama dan menghubungkannya dengan konsep kesehatan secara proporsional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Al-Qur’an tidak menjelaskan secara rinci jenis penyakit Nabi Ayyub a.s., melainkan lebih menekankan nilai kesabaran, keteguhan iman, serta adab dalam berdoa. Dari perspektif I’jaz Ṭibbi, perintah Allah kepada Nabi Ayyub a.s. untuk mandi dan meminum air mengandung isyarat mengenai pentingnya air sebagai sarana pemulihan kesehatan, baik secara eksternal maupun internal. Dengan demikian, kisah Nabi Ayyub a.s. menunjukkan bahwa kesembuhan merupakan perpaduan antara ikhtiar, tawakal, dan rahmat Allah Swt., sehingga nilai-nilai yang terkandung di dalamnya tetap relevan bagi kehidupan manusia hingga saat ini.

References

  1. Adelia Trisia dan Tri Anggraini. “Nilai Pendidikan Akhlak pada Kisah Nabi Ayyub AS: Ketabahan dalam Menghadapi Ujian (Analisis Al-Qur’an Surat Shad Ayat 41–44).” Al-I’jaz: Jurnal Kewahyuan Islam 7, no. 2 (2021).
  2. Alhusaini, Zikron Fadhil, Mohamad Mualim, dan Muhammad Ghifari. “Reinterpretasi Kisah Nabi Ayyub untuk Konsep Self-Control: Analisis Teori Double Movement.” Al-Tadabbur: Jurnal Ilmu Qur’an dan Tafsir 10, no. 1 (2025).
  3. Alwi, Rachmat Jumadi. “Positive Thinking sebagai Implementasi dari Penafsiran Said Nursi terhadap Kisah Nabi Ayyub dalam Surah Al-Anbiya’ Ayat 83–84.” Skripsi, Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, Fakultas Ushuluddin, Jakarta, 2022.
  4. Ardila, Mira. “Pesan Moral Kisah Nabi Ayyub AS (Studi Tafsir Al-Azhar Karya Hamka).” Skripsi, Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, Jurusan Ushuluddin, Adab dan Dakwah, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bengkulu, 2021.
  5. Faris, Farhan. “Penyakit Nabi Ayyub dalam Al-Qur’an Menurut Ibnu Katsir dan Al-Sayyid Muhammad bin ‘Alawi Al-Maliki Al-Hasani (Studi Perbandingan Tafsir Al-Qur’an Al-‘Azhim dan Jala’ al-Afham Syarh ‘Aqidah al-‘Awwam).” Tesis, Program Studi Magister Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, Konsentrasi Kajian Al-Qur’an, Pascasarjana Universitas PTIQ Jakarta, 2024.
  6. Fauzi, dan Abdul Muiz. “Wabah Penyakit dan Pencegahannya Perspektif Buya Hamka dan Ibn Katsir: Studi Komparatif dalam Tafsir Al-Azhar dan Tafsir Al-Qur’an Al-‘Azhim.” Ma’had Aly: Journal of Islamic Studies 2, no. 2 (2025).
  7. Hamidi, Ali, dan Mohamad Nuryansah. “Qashash Al-Qur’an: Kajian Doa Nabi Ayyub dalam QS. Al-Anbiya’ 83–84 dan Kontekstualisasinya di Masa Pandemi.” Kontemplasi: Jurnal Ilmu-ilmu Ushuluddin 9, no. 2 (2021).
  8. Jumaili, Sayyid al-. Al-I‘jaz al-Tibbi fi al-Qur’an al-Karim. Baghdad: Dar al-Hurriyah, 2005.
  9. Maula, Inayatul, dan Asmidar Parapat. “Menumbuhkan Karakter Religius pada Anak Usia Dini melalui Kisah Nabi Ayyub a.s.” Dalam Proceedings of the 3rd Annual Conference on Islamic Early Childhood Education.
  10. Mahidinha, Risalatul Chaliqnasyinda Anggi, dan Silvinatin Al Masithoh. “Nilai Moral Kisah Nabi Ayyub dalam Al-Qur’an (Studi Tafsir Wahbah Zuhaili dalam Kitab Al-Munir).” FIRDAUS: Jurnal Keislaman, Pemikiran Islam dan Living Qur’an 1, no. 1 (2022).
  11. Razi, Fakhruddin al-. Mafātīḥ al-Ghayb. Beirut: Dar Ihya’ al-Turath al-‘Arabi, t.t.
  12. Sangaji, Ruslan. “Pemulihan Kesehatan dalam Al-Qur’an (Kajian Kisah Nabi Ayyub dalam QS. Al-Anbiya’/21:83–84 dan QS. Shad/38:41–44).” Jurnal Al-Wajid 4, no. 1 (2023).
  13. Zahriya, Muna. “Kandungan ASI (Kajian I‘jaz Tibbi QS. Al-Baqarah Ayat 233 Perspektif Al-I‘jaz al-Tibbi fi al-Qur’an Karya Dr. Sayyid Al-Jumaili).” Al-Ghaaziy: Jurnal Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir 1, no. 3 (2025).