Mu'jizat Kenabian dan Pengaruhnya terhadap Kemajuan IPTEK
Keywords:
Al-Qur’an, Islam, sains, IPTEKAbstract
Artikel ini bertujuan untuk menelusuri pentingnya memahami Al-Qur’an dan ilmu pengetahuan. Al-Qur'an adalah sumber pengetahuan. Jurnal ini dibuat untuk mengetahui hubungan antara Islam dan pengetahuan, Hubungan antara Al-Qur'an dan sains, hubungan antara Al-Qur'an dan matematika, untuk mengetahui ekspansi antara pengetahuan dan Al-Qur'an dan, untuk pengetahuan dan teknologi. Hukum pengetahuan seking adalah fardhu‘ain. (yang harus dilakukan pribadi). Menurut pemantauan, al-qur’an berisi semua informasi yang dibutuhkan manusia. Al-quran sebagai sumber pengetahuan memberi benih-benih
pengetahuan untuk dikembangkan oleh manusia menjadi ilmu dan teknologi yang sangat tidak berguna. Ilmu korespondensi dengan kecelakaan alam, sehingga dalam al-quran lebih dari 750 ayat tentang kecelakaan alam. Jadi kesimpulannya adalah, Al-Quran dan pengetahuan adalah satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan.
References
Crowther, D., & Aras, G. (2008). Corporate Social Responsibility. Ventus Publishing ApS.
Deegan, C. (2002). The legitimising effect of social and environmental disclosures – a theoretical foundation. Accounting, Auditing & Accountability Journal, 15(3), 282–311.
Effendi, M. A. (2009). The Power of Good Corporate Governance: Teori dan Implementasi. Jakarta: Salemba Empat.
Elkington, J. (1997). Cannibals with Forks: The Triple Bottom Line of 21st Century Business. Capstone Publishing.
Fitriani, D., & Syafruddin, M. (2020). Pengaruh CSR terhadap Reputasi Perusahaan dan Keputusan Konsumen. Jurnal Riset Akuntansi Kontemporer, 12(2), 87–96.
Ghozali, I., & Chariri, A. (2007). Teori Akuntansi. Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro.
Gray, R., Owen, D., & Adams, C. (2010). Accounting & Accountability: Changes and Challenges in Corporate Social and Environmental Reporting. Routledge.
Hadi, N. (2011). Corporate Social Responsibility. Yogyakarta: Graha Ilmu.
Haniffa, R. M., & Cooke, T. E. (2005). The impact of culture and governance on corporate social reporting. Journal of Accounting and Public Policy, 24(5), 391–430.
Kementerian PPN/Bappenas. (2020). Panduan Implementasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) Bagi Dunia Usaha. Jakarta: Bappenas.
Kotler, P., & Lee, N. (2005). Corporate Social Responsibility: Doing the Most Good for Your Company and Your Cause. Wiley.
Oktavianti, R., & Rizki, M. (2015). Pengaruh Pengungkapan CSR terhadap Nilai Perusahaan dengan Profitabilitas sebagai Variabel Moderating. Jurnal Ilmu dan Riset Akuntansi, 4(5), 1–17.
PT Unilever Indonesia Tbk. (2024). Laporan Tahunan 2023. Diakses dari https://www.unilever.co.id/investor/laporan-tahunan-keuangan-dan-keberlanjutan/lapor an-tahunan/
Sutantoputra, A. W. (2009). Social disclosure rating system for assessing firms’ CSR reports. Social Responsibility Journal, 5(1), 34–44.
Tarmizi, H. (2012). Pengaruh Corporate Social Responsibility terhadap Kinerja Keuangan Perusahaan. Jurnal Akuntansi Multiparadigma, 3(2), 189–203.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Muhammad Salam, Arven Tri Galo, Muhammad Salman Assyamil, Siti Maharani, Shela Zafira, Anisah Anisah, Abu Mansur (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









