Strategi Pembiasaan Bahasa Jawa Krama dan Pakaian Tradisional Lurik dalam Menumbuhkan Sikap Toleransi Anak Usia Dini di RA Miftahul Huda Gerih Ngawi
Keywords:
Pembiasaan, Bahasa Jawa Krama, Pakaian Tradisional Lurik, Toleransi Anak Usia DiniAbstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh menurunnya penggunaan bahasa Jawa Krama dan pemahaman terhadap pakaian adat di kalangan generasi muda, yang berisiko mengikis nilai-nilai luhur budaya. Pendidikan anak usia dini menjadi momentum strategis untuk menanamkan kembali nilai-nilai tersebut sekaligus menumbuhkan sikap toleransi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perkembangan sikap toleransi anak sebagai hasil dari pembiasaan bahasa Jawa Krama dan pakaian adat lurik di RA Miftahul Huda Gerih, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat dalam penerapannya. Metode penelitian menggunakan kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Subjek penelitian adalah anak-anak kelompok B (usia 5-6 tahun), kepala sekolah, dan guru kelas. Teknik pengumpulan data meliputi observasi partisipatif, wawancara, dan dokumentasi. Keabsahan data diuji menggunakan triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa:(1) Strategi penerapan bertumpu pada tiga pilar utama: keteladanan dari guru, integrasi ke dalam seluruh rutinitas harian, dan pembelajaran kontekstual yang menghubungkan filosofi pakaian adat dengan kegiatan anak. (2) Pembiasaan budaya dengan perkembangan sikap toleransi anak, termanifestasi pada ranah kognitif (memahami perbedaan), afektif (meningkatnya empati), dan behavioral (perilaku pro-sosial seperti berbagi dan bekerja sama). (3) Faktor pendukung utama adalah komitmen dan konsistensi pendidik, sedangkan faktor penghambat utama adalah adanya diskoneksi antara lingkungan sekolah dengan lingkungan rumah dan pengaruh media digital.
References
Abdulloh, H. M. Amin. (2003). . Reorientasi Pendidikan Agama Pada Era Multikultural dan Multireligius,. jurnal el-Tarbawi JPI, IX tahun VI.
Bank, James A., & Cherry A. McGee Banks. (2010). Multikultural Education: Issues and Perspective. Willey.
Iskandar. (2009). Metodologi Penelitian Kualitatif.
Ki Hajar Dewantara. (1994). Ki Hajar Dewantara, Bagian II. Majlis Luhur Taman Siswa.
Maisaroh, Siti, Vina Dawamatussilmi, & Hidayatu Munawaroh. (2023). Implementasi Kearifan Lokal Melalui Penerapan Baju Adat Kebaya Di Prendidikan Anak Usia Dini.
Nashir, Haedar. (2013). Pendidikan Karakter Berbasis Agama dan Kebudayaan. Multi Presindo.
Nigrum, Sheila Julia, Putu Rahayu Ujianti, & Putu Aditya Antara. (2022). Instrumen Penilaian Sikap Toleransi Pada Anak Usia Dini. 10 no.3. https://ejournal.undiksha.ac.id/index.php/JJPAUD/article/view/52851/25363
Nuraeni. (2014). Strategi Pembelajaran Untuk Anak Usia Dini. 2 No.2, 143–153.
Nurul Ulfatin. (2015). Metode Penelitian Kualitatif Bidang Pendidikan. Media Nusa Creative Publishing.
Pitaloka, Deffa Lola, Dimyati, & Edi Purwanta. (2026). Peran Guru dalam Menanamkan Nilai Toleransi pada Anak Usia Dini di Indonesia. ResearchGate. https://doi.org/10.31004/obsesi.v5i2.972
Poedjosoedarmo, Soepomo & Balai Bahasa Yogyakarta (Indonesia) (Ed.). (2013). Tingkat tutur bahasa Jawa (Cetakan pertama). Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Balai Bahasa Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta.
Rochmah, Lilis Nur, Widayati, Pipit, & Sa’adah, Dwi Aminatus. (2025). Implementasi Pembiasaan Bahasa Jawa dalam Membentuk Karakter Sopan Santun pada Anak Usia Dini. PRESCHOOL: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(1), 39–50. https://doi.org/10.35719/preschool.v6i1.157
Rusmiati, Elis Teti, Alfudholli, M. A. Heryanto, Shodiqin, Asep, & Taufiqurokhman, Taufiqurokhman. (2022). Penguatan Moderasi Beragama di Pesantren untuk Mencegah Tumbuhnya Radikalisme. ABDI MOESTOPO: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat, 5(2), 203–213. https://doi.org/10.32509/abdimoestopo.v5i2.2162
Santrock, John W. (2011). Masa Perkembangan Anak. Salemba Humanika.
Sasongko. (2004). Unggah Ungguh Bahasa Jawa.
Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Suprayitno, Suprayitno, & Ariesta, Inda. (2014). Makna Simbolik Dibalik Kain Lurik Solo—Yogyakarta. Humaniora, 5(2), 842. https://doi.org/10.21512/humaniora.v5i2.3150
Suryadilaga, Muhammad Alfatih. (2021). Mengajarkan Rasa Toleransi Beragama Pada Anak Usia Dini Dalam Perspektif Hadis,. KINDERGARTEN: Journal of Islamic Early Childhood Education, 4 no.1, 111.
Suryana, Dadan. (2016). Pendidikan Anak Usia Dini: Stimulasi Dan Aspek Perkembangan Anak. Kencana.
Susilowati, Endang, & Masruroh, Noer Naelil. (2018). Merawat Kebhinekaan Menjaga Keindonesiaan:Belajar Dari Nilai Keberagaman Dan Kebersatuan Masyarakat Pulau. Jurnal Sejarah Citra Lekha, 3 No.1, 13–19.
Suyanto, Slamet. (2012). Pendidikan Karakter untuk Anak Usia Dini. Jurnal Pendidikan Anak (WEBSITE INI SUDAH BERMIGRASI KE WEBSITE YANG BARU ==> Https://Journal.Uny.Ac.Id/v3/Jpa), 1(1). https://doi.org/10.21831/jpa.v1i1.2898
Wahyuni, & Purnama. (2020). Pengenalan Keberagaman Budaya Indonesia untuk Menumbuhkan Sikap Toleransi pada Anak Usia Dini. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Jawa, vol.8 n0.3, 224–237.
Wedhawati, dkk. (2021). Tata Bahasa Jawa Mutakhir. Pusat Bahasa, Departemen Pendidikan Nasional Jakarta.
Wiranti, Dwiana Asih, Afrianingsih, Anita, & Mawarti, Diah Ayu. (2019). Bahasa Jawa Krama Sebagai Fondasi Utama Perkembangan Moral Anak Usia Dini. ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal, 6(1), 1–15. https://doi.org/10.21043/thufula.v6i1.4040
Yulastri, Resti, Tambunan, Qurrota Akyunin, Syawali, Nabilla Rizki, Hasibuan, Miftah Hussaidah, & Ardini, Siti Rahma. (2026). Strategi Pembelajaran Multikultural dalam Menumbuhkan Sikap Toleransi dan Kebersamaan Peserta Didik. Al-Ilmiya: Jurnal Pendidikan Islam, 1(6), 348–353.
Zainal Arifin. (2012). Penelitian Pendidikan. Remaja Rosdakarya.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Atika Rofiatu Maghfiroh, Rela Mar’ati (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









